3 artikel yang paling banyak dikunjungi

Jumat, 11 Juli 2014

Pengamanan Handshake AKB48 Diperketat

Sejak kejadian penyerangan yang dialami dua membernya, manajemen 48Family melakukan pengamanan super ketat saat menggelar event handshake  bersama fans mereka. Ini terlihat saat idol grup dari Jepang ini mengadakan event handshake di Tokyo Big Sight Convention Centre, Koto Ward, 5 Juli lalu. 

Sebanyak 350 penjaga keamanan dikerahkan agar kejadian serupa tidak terulang. Jumlah ini tujuh kali lebih banyak dari sebelumnya. Sementara satu orang petugas diwajibkan menjaga satu member AKB48. 

Fans yang ingin melakukan handshake dengan idol mereka terlebih dulu harus antre dan melewati beberapa pemeriksaan, seperti tas dan isi kantung pakaian. Setelah itu, mereka diharuskan melewati detektor logam untuk pemeriksaan tubuh. 

Minuman yang dibawa fans juga harus diminum dulu sebelum masuk ke lokasi dan dicicipi pula oleh pihak keamanan untuk memastikan cairan yang ada benar-benar aman. Selain itu, fans tidak diperbolehkan mengenakan penutup di wajah mereka, sedangkan sarung tangan dan topi harus dilepas. 

Fans juga harus mengetahui tata cara berjabat tangan dengan member AKB48. Mereka tidak diperbolehkan menjabat kedua tangan member dengan kedua tangan mereka, tak boleh menyilangkan tangan saat berjabat tangan dan tidak boleh meletakkan salah satu tangan di meja sementara tangan lainnya berjabat tangan. 

Pada 25 Mei silam, dua member AKB48, Anna Kawaei Iriyama dan Rina Kawaeri, menjadi korban dari seorang pria bernama Satoru Umeta, yang mengaku fans mereka. Umeta melukai tangan Rina, Anna dan seorang staf dengan sebuah gergaji tangan sepanjang 50 cm. Insiden mengerikan ini terjadi di daerah Takizawa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar